Danramil 03/Idanogawo Berhasil sebagai Inisiator Kampung Pancasila di Wilayah Kecamatan Idanogawo

Daerah825 Dilihat

Nias, Metrojurnalis.Com – Padat penduduk, dengan ragam suku, agama, ras dan budaya, namun hidup rukun saling berdampingan tanpa gesekan.

Pluralitas itu menjadi latar belakang dibentuknya Kampung Pancasila di Desa Tetehosi dan didukung oleh Seluruh Desa se Kecamatan Idanogawo. Di Kecamatan Idanogawo, Desa Tetehosi menjadi pelopor berdirinya Kampung Pancasila.
Peresmian dilakukan Kamis(11/08/2022) oleh Bupati Nias bersama Dandim 0213/Nias bertempat Balai serbaguna Desa Tetehosi Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias
Selain Peresmian Kampung Pancasila, juga Bupati Nias bersama Dandim 0213/Nias meninjau perlombaan Melukis tingkat SD se Kecamatan Idanogawo, yang juga dihiasi berbagai mural untuk menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila melalui karya seni.

Plt Danramil 03/Idanogawo Letda Inf Maulana Yahya, sebagai salah satu inisiator Kampung Pancasila menuturkan pada laporannya, ada banyak hal yang dilakukan untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat di Kecamatan Idanogawo .
1. “Mural itu salah satu media edukasi kepada masyarakat, tentang pentingnya Pancasila. Melestarikan Nilai yang terkandung dalam butir Pancasila, Menciptakan kerukunan terhadap umut yang beragama,” jelasnya.
2. Selain itu, ada tim yang mensosialisasikan nilai-nilai luhur Pancasila lewat berbagai cara berdasarkan latar belakang profesinya masing-masing. Juga ada kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaa, dan penyuluan lainnya seperti; penyuluhan Hukum Oleh Bhabinkamtibmas, penyuluhan kesehatan oleh tim kesehatan atau Puskesmas
“Semua kami lakukan, dilatarbelakangi kecintaan masyarakat terhadap Pancasila sebagai pandangan hidup, yang mempersatukan Indonesia dalam bingkai NKRI,” Pungkas Plt Danramil

Pada arahan dan bimbingan Bupati Nias Ya’atulo Gulo mengatakan dalam mengaungkan pancasila agar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak mudah terpecah belah oleh itoleransi dan perkembangan zaman maka desa atau kampung didorong menjadi kampung pancasila sebagaimana yang kita resmikan hari ini.
“ Kampung sendiri berarti kesatuan lingkungan, maka didalam lingkungan masyarakat ada kehidupan bersama kehidupan yang harus toleransi, kehidupan yang harus bergotong royong”. Tegasnya Bupati NiasNias.

Sementara dalam sambutan Dandim 0213/Nias Letkol Inf Martky Jaya Perangin Angin, mengatakan kampung pancasila merupakan suatu wadah untuk mengembalikan nilai-nila luhur pancasila, bahwa sifat-sifat gotong royong sebagai perekat dan untuk mengembalikan kembali nilai-nilai luhur pancasila didalam berkehidupan bermasyarakat.
“ Dengan adanya kegiatan ini, harapan kita semua terjalinya silahturahmi, persatuan dan kesatuan serta semangat gotong-royong guna menciptakan wilayah yang aman dan kondusif’. Ucap Dandim.

Hal yang sama jugas disampaikaa Camat Idanogawo Trinawati Gulo, SH., M.Si, mengatakan kegiatan peresmian kampung pancasila merupakan tindak lanjut dari yang sebelumnya telah diadakan sosialisasi yang dipimpin oleh Danramil 03/Idanogawo dihadiri forkompimcam dan para kases se kecamatan idanogawo.
“ Untuk hari ini ada 10 desa, yang mendukung kampung pancasila dengan harapan dapat memperkuat fondasi dasar dalam menangani permasalahan yang terjadi didalam masyarakat dalam mewujudkan visi-misi pemerintah kabupaten nias yang maju”. Tegasnya
Terpantau kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dandim 0213/Nias, Bupati Nias, Kapolres Nias diwakii Kapolsek Idanogawo, Kaban Kesbangpol Pemkab Nias, Camat Idanogawo, Plt. Danramil 03/Idanogawo, Kepala Pos dan Giro Idanogawo, Kepala Unit BRI Idanogawo, Ka UPT Puskesmas Idanogawo, Kepala SMA N 1 Idanogawo, Kepala SMP N 1 Idanogawo, Kepala SMP S BNKP Idanogawo, BKM Mesjid Al-Albar, Ketua BPNU Kab. Nias, Para Kades Se-Kecamatan Idanogawo, BPD Se-Kecamatan Idanogawo, Babinsa Koramil 03/Idanogawo dan Bhabinkamtibmas Polsek Idanogawo dan undangan lainnya. (FON ZEB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *